Friday, 28 March 2008

Cinta adalah hati Allah

I-MANNA [19] : Cinta adalah hati Allah


Ayat Alkitab

Roma 8:35,39
(35) Siapakah yang akan memisahkan kita dari cinta Kristus? ...
(39) Tidak juga ketinggian maupun kedalaman maupun makhluk ciptaan lain manapun yang akan dapat untuk memisahkan kita dari cinta Allah, yang berada di dalam Yesus Kristus Tuhan kita.
1 Yohanes 4:16
Dan kita tahu dan telah percaya akan cinta yang Allah miliki di dalam kita. Allah adalah cinta....

Perkataan Ministri

Apakah cinta Allah itu ? Cinta adalah hati Allah. Cinta Allah keluar dari hati-Nya. Kebenaran adalah jalan Allah, kekudusan adalah sifat Allah, kemuliaan adalah ekspresi Allah, dan cinta adalah hati Allah. Setelah berbicara tentang kebenaran, kekudusan, dan kemuliaan Allah, Paulus membawa kita ke dalam hati cinta Allah. Mengapa Allah telah menunjukkan kebenaran-Nya ? Karena manusia telah jatuh. Manusia telah bersalah kepada Allah dan membutuhkan kebenaran-Nya. Mengapa Allah harus menggunakan kekudusan-Nya? Karena manusia adalah rakyat jelata. Allah harus menguduskan semua rakyat jelata-Nya, yang telah dipilihnya. Mengapa Allah harus memberi kita kemuliaan-Nya? Karena semua yang telah dipilih-Nya adalah rendah, hina, and busuk. Karena itu, Dia harus menggunakan kemuliaan-Nya untuk mentransfigurasi kita.

Tetapi apakah yang ada di dalam hati Allah sebermula? "Cinta". sebelum Allah menggunakan kebenaran, kekudusan, dan kemuliaan-Nya Dia telah mencintai kita. Cinta adalah sumber, cinta adalah akar, dan cinta adalah asal dari semuanya ini. Allah telah mengasihi kita sebelum Dia menakdirkan kita, Dia telah mencintai kita sebelum Dia memanggil kita, Dia mencintai kita sebelum Dia membenarkan kita, dan Dia mencintai kita sebelum Dia mempermuliakan kita. Sebelum semuanya itu dan hal-hal lainnya Dia telah mencintai kita. Keselamatan kita diawali dengan cinta Allah. Cinta adalah sumber dari semua yang Allah lakukan bagi kita, dan cinta ini adalah hati-Nya. Oleh karena itu, setelah karya penyelamatan Allah telah selesai sepenuhnya, Cinta-Nya tetap tinggal sebagai "garansi" kita. Cinta Allah tidak saja sebagai sumber dari keselamatan kita, ini adalah "garansi" atas keselamatan kita.

Labels: , , ,

Tidak Ada Apapun yang memisahkan kita dari cinta Allah

I-MANNA [18] : Tidak Ada Apapun yang memisahkan kita dari cinta A llah

Ayat Alkitab

Roma 8:35,37,38,39
(35) Siapakah yang akan memisahkan kita dari cinta Kristus? Akankah kesengsaraan atau penderitaan atau penganiayaan atau kelaparan atau ketelanjangan atau bahaya atau pedang?
(37) Tetapi di dalam semuanya ini kita lebih dari ditaklukkan melalui Dia yang mencintai kita.
(38) Sebab aku meyakinkan bahwa tidak pula kematian maupun kehidupan maupun malaikat-malaikat maupun kerajaan-kerajaan maupun perkara-perkara sekarang maupun perkara-perkara yang akan datang maupun kekuatan-kekuatan
(39) Tidak juga ketinggian maupun kedalaman maupun makhluk ciptaan lain manapun yang akan dapat untuk memisahkan kita dari cinta Allah, yang berada di dalam Yesus Kristus Tuhan kita.

Perkataan Ministri

Kita tidak dikalahkan; bahkan lebih dari itu kita ditaklukkan karena Allah mencintai kita. Mengapa Allah sangat perhatian kepada kita dan melakukan banyak hal bagi kita? Secara sederhana karena kita adalah kekasih-Nya. Tidak seorangpun yang dapat memisahkan kita dari cinta-Nya. Sekali Dia mencintai kita, Dia mencintai kita untuk selama-lamanya dengan cinta yang abadi. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari-Nya. Karena Dia mencintai kita dan karena kita adalah kekasih-Nya, cepat atau lambat kita semua akan dikuduskan, ditransformasi, disesuaikan, dan dimuliakan.

Paulus tersentuh pada cinta ini di dalam 5:8 ketika dia berkata bahwa "Allah memberikan hak cinta-Nya sendiri kepada kita, ketika kita masih sebagai orang berdosa Kristus telah mati bagi kita." Ketika kita percaya di dalam Yesus, Roh Kudus mencurahkan cinta Allah ke dalam hati kita (5:5). Paulus telah meyakinkan bahwa tidak ada suatupun yang dapat memisahkan kita dari cinta Allah karena Dia mengetahui bahwa cinta ini tidak berasal dari maupun bergantung pada kita, tetapi pada diri Allah sendiri. Cinta ini tidak dimulai oleh kita; cinta ini telah dimulai oleh Allah di dalam kekekalan. Karena hal ini Paulus dapat berkata bahwa kita telah ditaklukkan di dalam semua hal. Paulus telah yakin bahwa tidak ada sesuatupun yang dapat "memisahkan kita dari cinta Allah, yang adalah di dalam Yesus Kristus Tuhan kita."

Labels: , , ,